Tahukah kamu? Perusahaan raksasa seperti Kodak atau Nokia yang dulu mendominasi pasar, justru ambruk karena terjebak dalam jebakan inovasi sustaining. Mereka sibuk menyempurnakan produk premium untuk pelanggan setia, tapi mengabaikan disruptive innovation—senjata mematikan yang lahir dari produk sederhana, murah, dan awalnya tampak remeh di segmen pasar bawah.
Bayangkan: disruptor kecil mulai dari pinggiran, pelan-pelan naik kelas, dan tiba-tiba merebut mahkota. Poin ini krusial karena tanpa pahamnya, bisnis kamu bisa jadi korban selanjutnya—fokus salah sasaran bikin incumbent mati pelan-pelan.
Ingin tahu strategi Christensen biar kamu selamat dari dilema ini? Baca The Innovator’s Dilemma – Clayton Christensen sekarang juga.