Tahukah kamu? Kebanyakan orang bangga disebut “resilient”—bertahan tegar meski hidup menghantam habis-habisan. Tapi Nassim Nicholas Taleb dalam Antifragile bilang, itu baru level dasar. Antifragile jauh lebih ganas: bukan sekadar pulih, tapi malah tumbuh lebih kuat saat kacau balau datang!
Kenapa ini penting? Resilient cuma balik ke posisi semula, seperti karet yang elastis. Antifragile seperti tulang yang retak lalu jadi lebih padat—semakin sering “rusak”, semakin tangguh. Di era unpredictable ini, dari krisis ekonomi sampai guncangan pribadi, antifragile bikin kamu nggak cuma bertahan, tapi unggul jauh!
Penasaran rahasianya? Simak artikel lengkapnya di Antifragile – Nassim Nicholas Taleb yuk, dan ubah cara kamu hadapi badai hidup.